Taman Datokarama, Taman Bersejarah Dikota Palu

taman datokarama

Kota Palu memiliki 2 taman yang berdekatan dengan pantai, yaitu taman Anjungan dan taman Datokarama.

Taman Datokarama berada di jl. Cumi-cumi, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Diresmikan oleh Rudi Mastura pada tanggal 18 Januari 2014.

Tujuan dibangunnya taman Datokarama ini adalah untuk menjalani salah satu program Pengembangan Kota Hijau.

Mungkin kebanyakan orang akan merasa taman ini sangat tanggung untuk dibilang sebagai taman. Karena dilihat dari bentuknya yang sangat kecil dan pepohonan yang terbilang sangat sedikit.

taman datokarama 1

taman datokarama 1

Taman Datokarama memang kecil. Tapi walaupun kecil, tidak ada salahnya untuk berkunjung kesini. Dijamin tidak akan menyesal deh, karena taman Datokamara memiliki pemandangan yang indah.

Anda bisa menikmati jalan-jalan ditaman, menghirup udara segar, jogging, sambil menikmati hamparan laut dengan latar pengunungan yang indah dari kejauhan.

Pada bagian tengah taman terdapat sebuah area bermain yang berbentuk lingkaran dan bisa dipakai untuk bermain sepatu roda, dance, ataupun yang lainnya.

Untuk hiasannya, ditengah-tengah area bermain terdapat 2 buah gambar berbentuk bintang segi 8 yang unik.

arena bermain taman datokarama

arena bermain taman datokarama

Kalau bosan ditaman, tinggal duduk saja di dekat pantai untuk melihat air laut lebih dekat sambil menikmati desauan suara ombak yang menenangkan jiwa.

Ya.. hitung-hitung bisa untuk menambah pengalaman dan menikmati pemandangan alam yang ada ditempat ini. Jadi kita bisa dengan bangga mengatakan “saya sudah pernah mengunjungi taman Datokarama”.

Jadi orang Palu wajib datang ke taman Datokarama karena sebenarnya taman Datokarama adalah tempat bersejarah untuk mengenang jasa seseorang yang bernama Dato Karama, yang telah berjasa untuk menyebarkan agama islam di Kota Palu pada masa lalu.

Dan sebagai apresiasi untuk jasanya, pemerintah daerah memberikan nama Datokarama sebagai nama taman untuk selalu mengenang jasa Beliau. Makamnya pun terletak tidak jauh dari taman Datokarama.

Nah.. menyesal kan kalau tidak datang ke tempat bersejarah dikota Palu?

Konsep taman Datokarama

taman kecil datokarama

taman kecil datokarama

Konsep taman Datokarama terinspirasi dari taman kebayoran di Tangerang. Taman Datokarama berencana untuk menggunakan 6 elemen pembangunan penghijauan , yaitu Green Open Space, Green Transportation, Green Water, Green Waste, Green Energy, Green Building.

Green Open Space

Konsep green open space (ruang terbuka hijau) adalah konsep yang dipakai untuk memberikan penghijauan pada taman dengan cara menanam pepohonan atau tumbuh-tumbuhan hijau. Taman Datokarama memanfaatkan tanaman-tanaman yang disukai oleh burung dan kupu-kupu untuk menambah keindahan taman.

Green transportaion

Konsep green transportaion dibuat untuk membangun lahan parkir untuk kendaraan bermotor, trotoar yang bisa digunankan oleh pejalan kaki, rute sepeda dan rute untuk jogging. Tapi bisa juga dipakai untuk bermain sepatu roda atau skate board.

Green Water

Konsep green water taman Datokarama menggunakan grass block dan sumur resapan untuk mengantisipasi banjir atau bisa digunakan untuk menahan air hujan yang banyak.

Green Waste

tempat duduk ditaman datokarama yang dibuat dari ban bekas

tempat duduk ditaman datokarama yang dibuat dari ban bekas

Konsep green waste merupakan konsep daur ulang yang diterapkan pada taman. Di taman Datokarama dapat kita jumpai tempat duduk dan tempat sampah yang terbuat dari ban bekas.

Green Energy

Konsep ini ialah penerapan energi tenaga surya dan lampu LED pada taman.

Green building

Konsep green building merupakan bangunan-bangunan yang bisa diterapkan pada taman, seperti toilet, area bermain dan gazebo.

Kesimpulan

tak ada pohon untuk menaungi tempat duduk di taman datokarama

tak ada pohon untuk menaungi tempat duduk di taman datokarama

Taman Datokarama masih perlu dibenahi, seperti tempat nongkrongnya harus diperbanyak, area bermainnya diperbanyak, juga harus dirawat dan dikembangkan lagi agar selalu menjadi lebih baik kedepannya.

Tapi secara keseluruhan, taman Datokarama sudah bagus sih.. karena bisa menjadi tempat untuk melepaskan beban walau hanya sebentar.

Baca juga artikel menarik lainnya di blog Greatness Indonesia.

Bantu share ya ;)

leave a reply

Comment

Name

E-mail

Website

comments ( 2 )