Taman Edukasi Perdamaian Nosarara Nosabatutu

tugu perdamaian nosarara nosabatutu
selamat datang di taman edukasi perdamaian nosarara nosabatutu

selamat datang di taman edukasi perdamaian nosarara nosabatutu

Taman yang asik dikunjungi selain Taman Anjungan Pantai Talise adalah Taman Edukasi Perdamaian Nosarara Nosabatutu. Taman ini diresmikan pada tanggal 11 Maret 2014 oleh Brigadir Dewa Parsana.

Taman Edukasi Perdamaian Nosarara Nosabatutu terletak di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore Kota Palu, Sulawesi Tengah yang berada pada 2km dari belakang Mako Polda Sulteng. Karena berada di atas bukit, Taman ini bisa dicapai melalui jalan Soekarno-Hatta, dan melalui jalan mendaki untuk dapat sampai kesana dengan menggunakan kendaraan sekitar 10 menitan.

tugu perdamaian nosarara nosabatutu dillihat dari jalan menuju taman

tugu perdamaian nosarara nosabatutu dillihat dari jalan menuju taman

Meski terbilang baru di Kota Palu, taman ini sudah menarik untuk dijadikan tempat rekreasi dan refreshing. Banyak sekali  orang-orang yang datang ke taman ini untuk menikmati pemandangan yang indah. Sejauh mata memandang, terlihat pemandangan hijau dari atas perbukitan, Teluk Palu yang indah yang beratapkan awan putih yang mempesona, serta berbagai tumbuhan dan pepohonan hijau yang menghiasi taman ini.  Menikmati pemandangan yang indah sambil diterpa angin sepoi-sepoi memang sangat asik untuk menghilangkan penat.

keindahan teluk Palu dilihat dari ketinggian

keindahan teluk Palu dilihat dari ketinggian

Sambil menikmati pemandangan yang indah, Anda juga bisa nongkrong dengan teman atau keluarga  di cottage-cottage kecil yang ada di taman ini. Tetapi cottage-cottage ini tidak pernah kosong karena banyaknya pengunjung dan jumlah cottage yang tidak seimbang membuat cottage sudah terpakai oleh pengunjung lain dan biasanya harus berbagi pakai dengan pengunjung lainnya. Tapi tenang saja. Kalau cuma untuk nongkrong, masih banyak kok yang bisa dipakai untuk tempat nongkrong.

pemandangan hijau dari ketinggian

pemandangan hijau dari ketinggian

Pada malam hari pemandangan berubah menjadi lebih indah. Suasananya menjadi romantis.  Anda bisa melihat pemandangan lampu berwarna-warni yang terpancar dari rumah-rumah warga kota Palu. Akan tetapi selain hari sabtu dan minggu, lampu ditaman ini tidak dinyalakan karena listrik belum mencapai tempat ini. Namun pada hari sabtu dan minggu, lampu dinyalakan menggunakan genset.

pemandangan taman edukasi perdamaian nosarara nosabatutu malam hari

pemandangan taman edukasi perdamaian nosarara nosabatutu malam hari

Beberapa patung yang melambangkan seni dan budaya juga bisa dijumpai pada taman ini, seperti megalitikum dan juga beberapa patung khas Bali yang memegang alat-alat musik dan nantinya akan ditambahkan lagi patung-patung seni budaya yang lainnya.

patung kesenian

patung kesenian

Surganya foto-foto

berfoto ria di gong perdamaian nusntara

berfoto ria di gong perdamaian nusntara

Sudah disampaikan tadi bahwa sejauh mata memandang, akan terlihat pepohonan hijau, teluk palu dan berbagai tumbuhan di taman ini. Tetapi setelah masuk ke dalam taman, sejauh mata memandang Anda akan melihat orang-orang yang sibuk berselfie ria dan berfoto-foto.

ketika Anda menengok kekiri, Anda akan menjumpai orang yang sedang selfie. Ketika melihat kekanan, ada yang lagi foto daun. Tengok kebelakang, ada sekelompok orang yang bersiap-siap mengatur pose untuk berfoto. Kiri, kanan, atas, belakang, semua dipenuhi dengan orang-orang yang sibuk mengambil foto. (kecuali dibelakang Anda adalah jurang, sudah dipastikan dibelakang Anda tidak ada orang yang sedang selfie 😀 ).

Maju 3 langkah, jepret. Maju 5 langkah, selfie. Miringkan sedikit kepala, jepret lagi. Setiap tempat ingin difoto. Setiap tempat ingin diabadikan. Memang tak ada habisnya. Seakan-akan semua orang ditempat ini menjadi “fotografer handal”. Dan entah mengapa, mungkin semua orang disini dirasuki “roh narsis”.

Hasilnya, 1 background akan menghasilkan 15 foto dengan berbagai gaya, sementara ada juga yang berfoto memakai 1 gaya tetapi dengan 15  tempat yang berbeda-beda seakan di edit.

Anak-anak muda sangat aktif mengambil foto. Tetapi ibu-ibu dan bapak-bapak juga tidak mau kalah. Mereka juga ingin eksis bersama matahari terbenam.

pemandangan indah dari ketinggian

pemandangan indah dari ketinggian

Semua orang menjadi “fotografer handal” atau dirasuki “roh narsis” karena memang tempat inilah yang menjadikan mereka begitu. Tempat ini sangat indah. Semua orang ingin berfoto ditempat ini karena memang itu bisa menjadi suatu kebanggaan bahwa saya pernah berkunjung dan berfoto di tempat yang indah ini. Apalagi pada saat sore dan menjelang matahari terbenam, warna langit berubah menjadi orange dan para fotografer mengambil kesempatan ini untuk mengambil gambar sunset dan siluet.

 

Asal Mula Dibuatnya Taman

Seperti yang sudah diberitakan di media-media masa (dulunya), sulawesi tengah adalah wilayah yang sering terjadinya konflik khususnya Poso, Sigi dan wilayah lainnya. Karena bapak Dewa Parsana melihat secara langsung konflik tersebut, maka beliau juga turut merasakan pedihnya penderitaan korban kekerasan dan konflik yang terjadi dan terus berulang. Oleh karena tidak tahan lagi melihat banyaknya korban dan dampak buruk dari konflik tersebut, maka beliau memiliki ide untuk membangun simbol-simbol perdamaian di kota Palu dengan tujuan untuk menghentikan konflik di berbagai daerah di Sulawesi Tengah ini.

Simbol itu adalah Gong Perdamaian Nusantara dan Monumen Nosarara Nosabatutu. Nama Nosarara Nosabatutu adalah semboyan yang berasal dari suku kaili, yang berarti bersaudara dan bersatu. Tujuannya adalah agar taman ini menjadi pilar dalam membangun perdamaian, kebersamaan, kerukunan, serta mengajak seluruh komponen bangsa untuk ikut berperan aktif dalam mewujudkan keamanan, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah.

 

Gong perdamaian Nusantara

gong perdamaian nusantara

gong perdamaian nusantara

Gong Perdamaian Nusantara adalah lambang semangat perdamaian dalam kesatuan NKRI. Gong yang ada di Kota Palu merupakan gong ke 4 yang berada di Indonesia. Sedangkan gong yang lainnya terdapat di kota Yogyakarta, Kupang, singkawang dan Bangka Belitung.

Bagian depan gong terdiri dari 3 bagian lingkaran dan 1 bagian yang menonjol keluar. Pada bagian yang paling luar terdapat 444 logo beserta nama Kota dan Kabupaten yang ada di Indonesia. Lingkaran tengah terdapat 33 logo beserta nama Provinsi yang ada di Indonesia, dan juga tulisan “GONG PERDAMAIAN NUSANTARA, SARANA PERSAUDARAAN DAN PEMERSATU BANGSA”. Bagian dalamnya terdapat 5 logo agama yang ada di Indonesia, yaitu Islam, Buddha, Kristen, Katolik dan Hindu. Dan pada bagian tengah gong terdapat gambar pulau Indonesia.

5 agama yang ada di Indonesia pada gong perdamaian nusantara Palu

5 agama yang ada di Indonesia pada gong perdamaian nusantara Palu

Makna yang terkandung dalam monumen ini mencerminkan 4 pilar kebangsaan, antara lain:

  • Bangunan berbentuk segi lima dengan lima tiang : menggambarkan Falsafah Pancasila.
  • Bendera seluruh Provinsi di Indonesia yang terdapat pada gong: menggambarkan satu kesatuan wilayah Nusantara Indonesia (NKRI)
  • Simbol berbagai etnis/suku, agama dan berbagai macam budaya: menggambarkan Bhineka Tunggal Ika.
  • Buku UUD 1945 diatas gong: menggambarkan negara KNRI adalah negara Hukum.

Kalau Anda melihat patung yang sedang memegang kendi dan menuangkannya ke dalam kolam, itu menggambarkan Ibu pertiwi yang tak henti-hentinya menyirami kesuburan, kemakmuran dan kesejukan untuk seluruh makhluk hidup di alam semesta.

patung Ibu pertiwi

patung Ibu pertiwi

Tapi pada saat ini air dan kolamnya belum difungsikan.

 

Monumen Nosarara Nosabatutu

tugu perdamaian nosarara nosabatutu 2

tugu perdamaian nosarara nosabatutu 2

Monumen Nosarara Nosabatutu adalah simbol semangat persaudaraan dan persatuan dari seluruh anak bangsa seluruh nusantara.

Makna yang terdapat pada monumen ini adalah:

  • Patung obor pada puncak monumen : sebagai simbol Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Pada atap bangunan terdapat lambang semua tempat ibadah umat beragama yang ada di Indonesia : menggambarkan Tuhan yang Maha Kuasa melalui kitab suci dan tempat-tempat ibadah mengajarkan keimanan, kedamaian, kebenaran bagi seluruh umat indonesia.
  • Bangunan terdiri dari 3 tingkat : menggambarkan untuk tetap menjaga 3 keseimbangan dalam hidup manusia didunia, yaitu: hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta, hubungan antara manusia dan manusia, dan hubungan antara manusia dengan lingkungannya.

Bangunan Nosarara Nosabatutu memiliki 3 tingkat. Masing-masing lantai berfungsi antara lain:

  • Lantai dasar, berfungsi sebagai museum perdamaian, yang berisikan ajaran perdamaian dari kitab suci agama, pesan-pesan moral dan pesan perdamaian dari para tokoh perdamaian termasuk dari korban kekerasan.
  • Lantai dua, berfungsi sebagai museum seni budaya nusantara. Berisikan hasil kerajinan aneka seni budaya nusantara yang harus dipelihara dan dikembangkan
  • Lantai tiga, berfungsi sebagai museum bahaya penyalahgunaan Narkoba, sebagai antisipasi ancaman bahaya besar bagi generasi muda kedepan.
dilarang mengotori dan mencoret-coret dinding gedung nosarara nosabatutu

dilarang mengotori dan mencoret-coret dinding gedung nosarara nosabatutu

Prospek kedepan

Untuk menambah rasa semangat kebersamaan, persatuan, kesatuan dan perdamaian bangsa agar lebih top lagi, maka kedepannya akan dibangun 6 bangunan pilar ditaman ini. 6 pilar tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pilar membangun semangat kebangsaan:

  • Bangunan Monumen Gong Perdamaian Nusantara. Sebagai simbol dan menggambarkan 4 pilar kebangsaan.
  • Patung orang dewasa dan anak-anak yang sedang menghormat bendera merah putih sebagai simbol kesetiaan dan penghormatan kepada bangsa dan negara.
  • Patung gajah mada sebagai simbol perjuangan Satria Bhayangkara dalam menyatukan nusantra dan melayani, mengayomi, melindungi dan mensejahtrakan masyarakatnya.
  • Gedung Tri Brata sebagai simbol pengabdian bayangkara sejati.
  • Wujud semangat dan perjuangan Polri sebagai pelopor pembangun perdamaian dan kesejahtraan bagi masyarakat.
  • Bangunan tempat tanah dan air dari seluruh wilayah provinsi nusantara. Sebagai wujud satu tanah air indonesia.
  • Bangunan museum mini tempat benda dan barang kerajinan nusantara.
  • Museum mini flora dan fauna endemik kususnya daerah sulteng.
  1. Pilar semangat kerukunan umat antar agama:

Untuk mempererat kerukunan antar umat beragama, maka akan dibuat tempat ibadah dari masing-masing agama, yaitu :

  • Mesjid
  • Gereja Katolik
  • Gereja Protestan
  • Pura
  • Vihara
  1. Pilar semangat kerukunan antar suku atau etnis.

Ditempat ini akan dibangun Rumah adat suku bangsa nusantara. Sebagai bentuk ragam budaya, suku bangsa yang bersatu menjadi budaya Nusantara Indonesia.

 

  1. Pilar semangat musyawarah dan gotong royong.

Pembangunan Graha Perdamaian Forum Bankamdes. sebagai penguatan struktur sosial dan norma-norma sosial yang sudah ada, berfungsi sebagai tempat pertemuan para tokoh formal dan informal dengan agenda mengkaji dan merumuskan konflik-konflik sosial yang ada dari tingkat desa sampai dengan nasional untuk dapat diselesaikan secara damai tanpa kekerasan.

 

  1. Pilar semangat pembangunan ekonomi kerakyatan.

Pelibatan dan pemberdayaan warga dalam pemerataan pembangunan ekonomi masyarakat dengan memanfaatan potensi sumberdaya alam yang ada dilingkungannya dan salah satunya dengan pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

 

  1. Beberapa Sarana pendukung lainnya antara lain

  • beberapa gedung serba guna (tempat pembinaan, pelatihan dan pertemuan generasi muda khususnya dan masyarakat umumnya).
  • kebun binatang mini (untuk satwa langka sulteng , Burung maleo dll)
  • taman bunga mini (untuk tanaman langka sulteng, Anggrek hitam dll)
  • penataan taman wisata guna menambah tempat wisata dan hiburan masyarakat.

 

Selain 6 bangunan pilar, masih banyak lagi fasilitas yang terdapat pada taman ini kedepannya, antara lain:

  • Panggung terbuka
  • Tempat pameran seni budaya
  • Kolam renang
  • sarana perkemahan
  • Penginapan
  • Cottage

 

Makanan dan minuman

nosarara cafe di taman edukasi perdamaian nosarara nosabatutu

nosarara cafe di taman edukasi perdamaian nosarara nosabatutu

untuk permasalahan makan dan minuman, dibagian bawah taman terdapat Cafe Nosarara. Tampilan cafenya memang sangat sederhana, tapi bisa dipastikan dapat mengenyangkan Anda. Cafe Nosarara menyajikan menu:

  • Binte pulut
  • Binte mie
  • Mie goreng/mie kuah
  • Mie stebas
  • Stik pisang (keju, coklat keju)
  • Pisang goreng (keju, coklat keju)
  • Teh panas/dingin
  • Kopi susu
  • Cappuccino
  • White coffee
  • Pop ice

 

Sumber Dana Untuk Pembangunan Taman Edukasi Perdamaian Nosarara Nosabatutu

Seperti yang kita sudah tahu bersama bahwa taman ini masih perlu banyak pembangunan. Oleh karena itu untuk mempercepat pembangunan, maka salah satunya berasal dari biaya parkir kendaraan dan karcis masuk ke area taman. Biaya parkirnya dan karcis juga tidak mahal, Cuma Rp.3000 perak. Tapi mungkin akan dinaikkan seiring perkembangan pembangunan.

Pengembangan pariwisata juga akan ditingkatkan dan usaha kegiatan ekonomi kreatif, serta menerima sumbangan/bantuan hibah dari pihak yang peduli terdahap perdamaian dan kemajuan pembangunan daerah tanpa mengikat.

Ayo bantu berikan sumbangan untuk mempercepat pembangunan pariwisata dan tempat pemersatu bangsa ini.

Kalau tertarik ingin menyumbangkan dana, Anda bisa mengunjungi situs resmi dari taman ini yang beralamat pada (http://www.tpnusantara.com/visimisi.html). Nomor rekening tertera pada bagian bawah halaman.

 

Hal-hal yang harus diperhatikan

  • Dilarang membawa/mengonsumsi miras, narkoba dan sejenisnya.
  • Dilarang mengotori/ mencoret-coret dinding di bangunan Monumen Nosarara Nosabatutu.
  • Pada malam hari, lampu taman hanya dinyalakan pada hari sabtu dan minggu saja atau hari libur ketika taman sedang ramai pengunjung.
  • Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pastikan Anda tidak pulang sendirian pada malam hari, karena jalan yang harus dilalui dari taman ini tidak memiliki lampu karena masih dalam tahap pembangunan.
  • Pada siang hari, sengatan sinar matahari dapat membakar kulit Anda. Hal ini disebabkan oleh kota Palu berada di garis katulistiwa, sehingga sinar mataharinya terasa lebih panas daripada kota lain.
  • Bawa peralatan foto terbaik Anda, kamera maupun handphone, atau Anda akan menyesal telah melewatkan banyak pemandangan yang bagus untuk mengambil foto.
  • Taman ini dikenakan biaya parkir untuk membantu pembangunan taman. Biaya yang dikenakan juga sesuai dengan tarif parkir pada umumnya.
  • Pengunjung akan ramai pada sore hari dan akan sangat ramai pada hari minggu dan hari libur lainnya.
  • Karena taman ini terletak di daerah perbukitan, maka Anda harus selalu mengawasi anak-anak yang Anda bawa. Waspadalah terhadap jurang atau tempat yang tinggi..
  • Jangan mengambil foto selfie ditempat-tempat berbahaya, karena bisa mempertaruhkan keselamatan Anda.

 

Keamanan

6,5 (lumayan aman)

Lumayan aman, bukan berarti disini banyak kejahatan, tetapi dilihat dari lokasi ketinggian dan jalan sewaktu pulang dari taman ini, karena jalan pulangnya masih belum dilengkapi dengan penerangan, dan harus hati-hati karena jalanannya belum di aspal, sehingga meningkatkan resiko terpeleset.

(Catatan: Keamanan tidak bersifat tetap. Bisa saja keamanan bertambah ataupun berkurang seiring berjalannya waktu.)

Lihat juga 72 Foto Pemandangan Indah dan Suasana Taman Edukasi Perdamaian Nosarara Nosabatutu.

Bantu share ya ;)

leave a reply

Comment

Name

E-mail

Website