19 Comments

  1. Anonymous
    May 22, 2016 @ 2:23 pm

    Maaf sebelumnya, itu Nasi Rawon bukannya dari Surabaya Jawa Timur ya? Kok ditulisnya dari Surakarta? Mohon diteliti kembali tulisannya sebelum diupload. Terima kasih

    Reply

    • Jemmy Tanod
      May 23, 2016 @ 1:27 pm

      Terimakasih bang Pipiet.. Kami mencari orang (seperti bang Pipiet) yang bersedia membantu mengkoreksi blog kami, terutama artikel agar lebih baik lagi..

      Awalnya sewaktu kami mencari informasi mengenai Nasi Rawon, kami kesulitan mencari nama Kota asal Nasi Rawon tersebut. Beberapa sumber mengatakan bahwa masih kurang jelas asal usulnya, bahkan di Wikipedia pun tidak ada nama Kota yang akurat.

      Wikipedia menulis:
      Rawon, meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur, dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerah Surakarta).

      Namun kami tetap menggunakan Wikipedia sebagai acuan untuk sumber informasi terpercaya. Jadi kami menulis Surakarta sebagai Kota “sementara” untuk nasi Rawon tersebut sampai kami menemukan informasi yang benar-benar akurat.

      Dan kami telah mengganti nama kotanya menjadi Surabaya.

      Kira-kira masih ada lagi yang perlu dikoreksi bang Pipiet?
      Terimakasih.

      Reply

  2. Sekolah Kapal Pesiar Yogyakarta
    October 15, 2016 @ 11:56 am

    wuih yummy sekali kuliner2 khas indonesia ini sangat melegenda.. wajib dicoba nih cita rasanya.. nyammmm…

    Reply

    • Greatness Indonesia
      August 12, 2019 @ 1:31 pm

      sudah pasti dong Semua orang Indonesia wajib mencicipi kuliner khas Indonesia.

      Reply

  3. emping melinjo murah
    February 19, 2017 @ 6:32 pm

    Ragam kuliner di Indonesia sangat menarik untuk dinikmati, bahkan ini adalah salah satu daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, dan uniknya kuliner di masing-masing wilayah memiliki ciri khas sendiri.

    Reply

    • Greatness Indonesia
      June 27, 2018 @ 9:41 pm

      benar sekali. maka dari itulah, Indonesia menjadi sebuah negara yang benar-benar memiliki warna-warni kuliner dari setiap daerah.

      Reply

  4. Catering Jakarta
    April 26, 2017 @ 3:40 am

    Wah mantap infonya… terima kasih… sangat membantu menambah wawasan saya tentang kuliner Indonesia

    Reply

  5. Robert
    July 13, 2017 @ 2:59 pm

    Informatif sekali artikelnya. Terima kasih kebetulan saya mencari informasi makanan berbahan nasi

    Reply

  6. Elly Sukati
    August 19, 2017 @ 2:06 am

    What’s up to all, how is the whole thing, I think every one is getting more from
    this site, and your views are good for new users.

    Reply

  7. Deniel Andrean
    January 5, 2018 @ 3:54 am

    Nasi padang manaaaaaaaaaaaa?

    Reply

  8. HAFIZ MUZAFFAR
    August 26, 2018 @ 6:02 am

    Terima kasih infonya sangat menarik..
    Arem-arem ne asalnya darimana, and harganya berapa tu ?

    Reply

    • Greatness Indonesia
      January 1, 2019 @ 11:11 pm

      iya sama-sama 🙂

      Arem-arem adalah makanan khas dari beberapa daerah di pulau Jawa, yang sering dijumpai di Kota Kebumen, Jogja dan juga Solo.

      Reply

  9. paket wisata dieng
    October 2, 2018 @ 1:07 pm

    makasih buat info nya

    Reply

    • Greatness Indonesia
      November 8, 2018 @ 3:34 pm

      iya sama2 🙂

      Reply

  10. Espielaurel
    February 16, 2019 @ 12:10 am

    Tambahan :
    Nasi Ponggol, khas Tegal

    Merupakan menu nasi untuk pagi hari. Pada awalnya hanya berupa nasi putih biasa yang masih panas dilengkapi lauk tempe orek khas Tegal dan sedikit olahan mie telur. Nasi ini kemudian dibungkus dengan daun pisang saat dijual. Nasi ini hanya dijual di pagi pagi hari di pedesaan.

    Asal-usul nama nasi ini masih menjadi perdebatan. Namun pendapat yang saat ini merupakan pendapat terbanyak adalah ponggol adalah sebuah akronim. Bungkus daun pisang membuat bentuk nasi ini menyerupai (maaf) telePONG njengGOL, atau setumpuk kotoran kerbau/sapi. Maklum di masa dahulu, banyak anggota masyarakat di wilayah Tegal yang memelihara kerbau.

    Seiring perkembangan jaman, ponggol juga dijual di wilayah perkotaan Tegal dengan cita rasa orek yang dimodifikasi sesuai dengan selera orang kota. Tidak hanya itu, nasi ini juga ditambahi dengan remasan kerupuk udang atau kerupuk terigu. Cabe yang digunakan pada orek tempenya juga lebih banyak sehingga lebih pedas. Sebagian penjual juga menambahkan sedikit oseng kangkung pada nasi ponggol. Belum disebut sarapan kalau belum makan ponggol! (espielaurel)

    Masih ada 1 nama olahan nasi dari Tegal yang saya kenang, namun lupa-lupa ingat.

    Reply

    • Greatness Indonesia
      February 18, 2019 @ 11:20 pm

      wah terimakasih banyak buat artikelnya 🙂 nanti artikel ini akan ditambah lagi kok, karena ternyata masih banyak sekali nasi khas Indonesia yang sementara dikumpulkan

      Reply

Leave a Reply to Deniel Andrean Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *